Reza Dyota Ahmad
Jurusan Teknik Kimia, Politeknik Negeri Malang, Jl. Soekarno Hatta No.9, Malang 65141, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PEMBUATAN EDIBLE FILM ANTIBAKTERI DARI EKSTRAK BAWANG PUTIH BERBAHAN BAKU GLUKOMANAN DENGAN KOMBINASI KITOSAN, SORBITOL, DAN GELATIN Almas Salsabilla Maulidya; Reza Dyota Ahmad; Eko Dwi Wahyu Saputro; Mokhamad Abiyyu Bilkhaq; Dyah Ratna Wulan
DISTILAT: Jurnal Teknologi Separasi Vol. 12 No. 2 (2026): June 2026
Publisher : Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/distilat.v12i2.8003

Abstract

Kerusakan bahan pangan akibat pengaruh fisika, kimia, dan biologi dapat diminimalisir melalui penggunaan  kemasan edible film yang terbuat dari tepung glukomanan sehingga aman bagi kesehatan dan juga ramah lingkungan. Namun, edible film dari tepung glukomanan mudah terkontaminasi gas, kurang elastis, dan rawan sobek, sehingga perlu bahan tambahan. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis pengaruh bahan tambahan edible film dari tepung glukomanan untuk memperoleh edible film yang sesuai dengan standar. Penelitian ini pembuatan edible film melalui metode eksperimental yang meliputi tahapan pencampuran seluruh bahan, pemanasan suhu 80 , pencetakan larutan dan pengeringan suhu 60 . Analisis dilakukan dengan menggunakan variabel bebas berupa konsentrasi kitosan (0,5-1,5% (b/v)) dan ekstrak bawang putih (1- 3% (v/v)) serta variabel tetap berupa komposisi tepung glukomanan (2% (b/v)), sorbitol (3% (v/v)), gelatin ayam (4% (b/v)), dan minyak kelapa sawit (1% (v/v)). Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan kitosan dan ekstrak bawang putih berpengaruh signifikan terhadap ketebalan. Kitosan juga meningkatkan elongasi dan sifat antibakteri edible film. Kitosan sebesar 0,50% (b/v), dan konsentrasi ekstrak bawang putih sebesar 1% (v/v) menghasilkan edible film yang memenuhi standar JIS Z1707, 1975 dengan nilai kuat tarik sebesar 0,5031 kgf/mm2, ketebalan 0,22 mm, elongasi 102,39%, dan laju transmisi uap air 1,03 g/m2/24 jam.