Program pengabdian kepada masyarakat melalui Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Desa Gunung Tanjung, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi dilaksanakan sebagai bentuk implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi dalam menjawab permasalahan lingkungan dan sosial masyarakat desa. Desa Gunung Tanjung menghadapi tantangan ganda berupa akumulasi limbah domestik yang tidak terkelola dan tingginya risiko bencana tanah longsor akibat topografi perbukitan serta sistem drainase yang buruk. Metode pelaksanaan program menggunakan pendekatan Participatory Rural Appraisal (PRA) yang meliputi observasi lapangan, perancangan teknologi tepat guna, sosialisasi edukatif, dan penguatan kelembagaan. Program unggulan yang diimplementasikan mencakup konversi limbah plastik menjadi Eco-Paving Block, penyediaan Alat Sampah Minim Asap (ASMA), pembangunan 50 titik lubang resapan biopori, serta program percepatan penurunan stunting. Hasil kegiatan menunjukkan keberhasilan transformasi limbah plastik menjadi material konstruksi fungsional dan peningkatan kapasitas infiltrasi air tanah secara signifikan di lima dusun. Selain intervensi fisik, penguatan kapasitas sosial melalui edukasi di empat lembaga pendidikan dan pembentukan struktur BUMDES terbukti efektif membangun kemandirian tata kelola lingkungan. Pengabdian ini menyimpulkan bahwa sinergi antara inovasi teknologi berbasis daur ulang dan pemberdayaan masyarakat mampu meningkatkan resiliensi sosial serta lingkungan terhadap ancaman bencana hidrometeorologi.
Copyrights © 2026