Program pengabdian kepada masyarakat ini berangkat dari potensi hasil pertanian musim kemarau yang melimpah di Desa Meunasah Alue, Kecamatan Nisam, Kabupaten Aceh Utara, dengan jagung sebagai komoditas utama. Permasalahan utama yang dihadapi petani jagung di wilayah tersebut adalah belum berkembangnya diversifikasi produk olahan jagung yang memiliki nilai jual tinggi. Kondisi ini disebabkan oleh rendahnya pengetahuan masyarakat serta terbatasnya informasi mengenai kandungan gizi jagung, tampilan produk pangan berbahan jagung yang kurang menarik, serta adanya persepsi bahwa jagung hanya dikonsumsi oleh masyarakat dengan tingkat ekonomi rendah. Salah satu solusi yang ditawarkan adalah mengolah jagung menjadi produk pangan kreatif dan inovatif, seperti puding jagung susu keju (jasuke). Pelaksanaan kegiatan pengabdian dilakukan melalui sosialisasi dan demonstrasi pembuatan produk secara langsung. Sasaran utama kegiatan ini adalah ibu-ibu dan remaja putra. Kegiatan berlangsung dengan baik dan memperoleh respons positif dari masyarakat. Hal ini terlihat dari antusiasme peserta selama kegiatan berlangsung serta adanya warga yang tertarik untuk melanjutkan usaha tersebut sebagai peluang bisnis baru. Hasil program pengabdian ini menunjukkan meningkatnya pemahaman masyarakat mengenai pentingnya kewirausahaan, bertambahnya keterampilan dalam mengolah produk pangan yang baik sesuai prinsip GMP (Good Manufacturing Practices), terciptanya peluang usaha baru, serta meningkatnya pendapatan masyarakat dan kemandirian pemuda.
Copyrights © 2026