Fenomena menginternalisasi pandangan orang lain terhadap diri atau objektifikasi diri telah dikaitkan dengan sejumlah permasalahan kesehatan mental dan fisik yang berimplikasi negatif terhadap kesejahteraan individu. Berbagai intervensi telah dikembangkan dengan tujuan untuk mengurangi objektifikasi diri dan dampak negatifnya. Tinjauan cakupan ini dilakukan untuk memetakan dan menganalisis bukti empiris lima belas tahun terakhir (tahun 2009 sampai 2024) terkait upaya-upaya intervensi yang ditujukan untuk mengurangi objektifikasi diri. Pencarian pustaka dilakukan melalui basis data PubMed, JSTOR, Emerald Insight, Google scholar, dan GARUDA. Data yang diperoleh dari artikel disajikan secara deskriptif. Berdasarkan sembilan studi yang disertakan, intervensi yang ditujukan untuk mengurangi objektifikasi diri dapat dikategorikan ke dalam tiga tema utama; (1) mengubah pola pikir, (2) memfokuskan perhatian pada fungsi tubuh, (3) menghargai dan menyayangi diri sendiri. Tinjauan cakupan tersebut menunjukkan bahwa terdapat kesenjangan dalam pemahaman mengenai efektivitas jangka panjang dari intervensi-intervensi ini. Penelitian selanjutnya diharapkan dapat mempertimbangkan konteks yang lebih luas dan beragam untuk penelitian terkait objektifikasi diri.
Copyrights © 2026