Penelitian ini menginvestigasi sejauh mana valuasi perusahaan dipengaruhi oleh pelaksanaan Corporate Social Responsibility (CSR) serta struktur kepemilikannya. Dalam hal ini, struktur kepemilikan diukur melalui tiga indikator: kepemilikan institusional, manajerial, dan asing. Sebanyak 20 perusahaan di sektor pertambangan dipilih menggunakan metode purposive sampling, sehingga terkumpul 80 unit data pengamatan selama periode pengujian. Proses pengolahan data mengandalkan perangkat lunak EViews 12 dengan menerapkan metode regresi data panel model Fixed Effect (FEM). Berdasarkan hasil estimasi empiris, terbukti bahwa nilai perusahaan merespons secara signifikan terhadap variabel CSR maupun ketiga jenis struktur kepemilikan tersebut. Kesimpulan dari kajian ini menegaskan pentingnya implementasi CSR dan tata kelola entitas dalam memengaruhi respons pasar pada industri ekstraktif, yang sekaligus diharapkan mampu memperkaya literatur akademis di masa mendatang.
Copyrights © 2026