Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan penggunaan pendekatan writing process dan meningkatkan kompetensi penulisan ilmiah siswa kelas sebelas. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus, masing-masing terdiri dari persiapan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian terdiri dari 34 siswa kelas sebelas. Writing process terdiri dari lima tahap: pra-penulisan, penyusunan draf, revisi, penyuntingan, dan publikasi. Data dikumpulkan melalui observasi, pengujian, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan metode deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam kemampuan penulisan ilmiah siswa. Nilai rata-rata meningkat dari 57,1 (memuaskan) pada fase pra-tindakan menjadi 73,7 (terpuji) pada Siklus I dan 81,0 (sangat baik) pada Siklus II. Kelengkapan klasik meningkat dari 0,0% menjadi 93,8% pada Siklus I dan mencapai 100,0% pada Siklus II, melampaui metrik keberhasilan yang telah ditentukan. Peningkatan diamati di semua aspek evaluasi, meliputi konten, struktur, bahasa, dan mekanika penulisan. Metode writing process telah menunjukkan efektivitas dalam meningkatkan keterampilan menulis ilmiah dan mendorong aktivitas, kepercayaan diri, dan pemikiran kritis yang lebih besar di antara siswa selama writing process.
Copyrights © 2026