Jurnal Anoa Keperawatan Mandala Waluya
Vol. 5 No. 2 (2026): Jurnal Anoa Keperawatan Mandala Waluya (JAKMW)

Aplikasi Woebot Pada Individu Yang Mengalami Kecemasan: Literature Review

Ista Ramadani (Mahasiswa Program Studi S1 Keperawatan Universitas Mandala Waluya)
Habiba Nur Aini (Mahasiswa Program Studi S1 Keperawatan Universitas Mandala Waluya)
Musdalifah Diye Juliana (Mahasiswa Program Studi S1 Keperawatan Universitas Mandala Waluya)
Yuyun Rahayu (Mahasiswa Program Studi S1 Keperawatan Universitas Mandala Waluya)
Sinta Sinta (Mahasiswa Program Studi S1 Keperawatan Universitas Mandala Waluya)
Nabila Nur Az-Zahra Murad (Mahasiswa Program Studi S1 Keperawatan Universitas Mandala Waluya)
Nur Anita (Mahasiswa Program Studi S1 Keperawatan Universitas Mandala Waluya)
Valni Valni (Mahasiswa Program Studi S1 Keperawatan Universitas Mandala Waluya)
Andi Annisa Aulia Zahra (Mahasiswa Program Studi S1 Keperawatan Universitas Mandala Waluya)
Merry Pongdatu (Dosen Program Studi S1 Keperawatan Universitas Mandala Waluya)



Article Info

Publish Date
02 Jul 2026

Abstract

Kecemasan merupakan salah satu masalah kesehatan mental yang banyak dialami oleh berbagai kelompok usia dan dapat berdampak negatif terhadap kualitas hidup individu. Perkembangan teknologi digital telah menghadirkan berbagai inovasi dalam layanan kesehatan mental, salah satunya adalah aplikasi Woebot yang berbasis Cognitive Behavioral Therapy (CBT). Literature review ini bertujuan untuk mengkaji efektivitas penggunaan aplikasi Woebot pada individu yang mengalami kecemasan. Penelusuran literatur dilakukan melalui database Google Scholar dan PubMed menggunakan kata kunci “Woebot”, “anxiety”, “mental health”, “chatbot”, dan “cognitive behavioral therapy”. Sebanyak 10 artikel yang memenuhi kriteria inklusi dan lolos penilaian kualitas (quality appraisal) dianalisis secara deskriptif. Hasil kajian menunjukkan bahwa Woebot berpotensi membantu menurunkan tingkat kecemasan, stres, dan kelelahan psikologis, serta meningkatkan resiliensi, kemampuan koping, dan kesadaran emosional pengguna. Efektivitas tersebut didukung oleh penerapan prinsip CBT yang disampaikan melalui interaksi percakapan berbasis kecerdasan buatan secara real-time. Selain itu, Woebot memiliki tingkat penerimaan yang baik karena mudah diakses, fleksibel, dan mampu memberikan dukungan psikologis awal secara anonim. Namun demikian, beberapa keterbatasan masih ditemukan, seperti kurangnya empati emosional dibandingkan interaksi manusia, isu privasi dan keamanan data, serta perlunya adaptasi budaya pada berbagai kelompok pengguna. Berdasarkan hasil literature review, Woebot dapat menjadi intervensi digital pendamping yang potensial dalam mendukung pengelolaan kecemasan serta upaya promotif dan preventif kesehatan mental. Namun, penggunaannya tetap perlu dikombinasikan dengan layanan kesehatan mental profesional, terutama pada individu dengan tingkat kecemasan yang lebih kompleks.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

jakmw

Publisher

Subject

Dentistry Health Professions Nursing Public Health Social Sciences

Description

Jurnal Anoa Keperawatan Mandala Waluya (Jakmw)adalah jurnal (Open Journal System) yang didirikan oleh Program Studi Keperawatan dan Profesi Ners Universitas Mandala Waluya. Jurnal ini juga menjadi wadah untuk bertukar dan berbagi informasi tentang perkembangan ilmu Keperawatan di seluruh dunia yang ...