Sistem tenaga listrik memiliki peran penting dalam memenuhi kebutuhan energi listrik bagi masyarakat dan industri. Namun, gangguan dan gangguan listrik seperti hubung singkat, beban lebih, dan gangguan petir dapat menyebabkan kerusakan peralatan, pemadaman listrik, serta kerugian ekonomi yang besar. tujuan penelitian ini dibuat ialah. Menganalisis cara kerja dan karakteristik arrester tipe MOV. Mengevaluasi keefektifan sistem proteksi arrester dalam mencegah kerusakan akibat tegangan lebih.. Memberikan rekomendasi teknis terhadap peningkatan sistem proteksi arrester pada jaringan distribusi listrik. Pengukuran dilakukan dengan menggunakan alat ukur digital transient recorder atau surge counter. Pengukuran dilakukan di jaringan distribusi 20 kVolt pada gardu induk saluran udara.dan parameter yang diukur adalah puncak tegangan lebih, lama kejadian, dan respon sistem proteksi arester aktif atau tidak aktif dalam merespon pengukuran. Cara kerja dan karakteristik arester tipe MOV dapat bekerja dengan baik dan sensitifitas yang sangat bagus. Keefektifan arester bekerja sesuai yang diharapakan karena dapat bekerja sesuai koordinasi sistem dan proteksi sangat handal karena dapat merespon waktu kurang dari 25 nanodetik. Rekomendasi agar arester dapat bekerja dengan baik adalah dilakukan pergantian berkala antara 5 sampai 10 tahun agar keandalan sistem arester bekerja sesuai yang diharapka. Selanjutkan ditambahkan arester dibagian yang rawan terhadap gangguan agar sistem kelistrikan dapat bekerja sesuai standar yang diharapkan.
Copyrights © 2026