Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan praktik pedagogis guru PAUD dalam mengintegrasikan teknologi dan potensi AI pada kegiatan bermain-belajar di PAUD Bismillah, Serang. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan subjek terdiri dari empat guru, kepala sekolah, orang tua, dan anak-anak sebagai fokus observasi. Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa praktik pedagogis di PAUD Bismillah berakar pada pembelajaran berbasis bermain, literasi Al-Qur’an, dan kearifan lokal, dengan interaksi guru–anak yang kuat sebagai fondasi utama proses belajar. Teknologi digunakan terbatas sebagai alat bantu guru (laptop dan proyektor), sementara anak belum dilibatkan langsung dalam penggunaan perangkat digital. Kesiapan guru terhadap integrasi AI masih rendah, meskipun terdapat motivasi untuk beradaptasi dan mengembangkan inovasi pembelajaran. Orang tua menunjukkan dukungan selektif dengan mempertimbangkan keamanan digital dan batasan screen time. Penelitian ini menyimpulkan bahwa integrasi AI di PAUD nonformal membutuhkan model penerapan yang bertahap, sensitif terhadap budaya dan nilai spiritual, serta berpusat pada pendampingan guru. Temuan ini memberikan kontribusi bagi pengembangan model integrasi AI yang kontekstual bagi PAUD berbasis komunitas dan keagamaan.
Copyrights © 2026