Latar Belakang: Kontrasepsi hormonal, yang banyak digunakan, berpotensi memengaruhi waktu menopause, sehingga perlu dikaji lebih lanjut. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan antara usia menopause dengan riwayat penggunaan alat kontrasepsi pada perempuan lansia.Metode: Penelitian kuantitatif dengan desain potong lintang ini dilakukan di Desa Hegarmanah, Kecamatan Banjaran, Kabupaten Majalengka pada April–Mei 2025. Sebanyak 40 perempuan lansia (≥60 tahun) yang telah menopause dan memiliki riwayat penggunaan kontrasepsi dipilih secara purposive sampling. Data dikumpulkan melalui wawancara menggunakan kuesioner terstruktur. Data dianalisis secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square dengan memperhatikan aspek etika penelitian. Hasil: Usia menopause terbanyak pada responden adalah 49 tahun (30%), dengan mayoritas (92,5%) menggunakan kontrasepsi suntik. Uji Chi-Square menunjukkan p-value 0,969 (p > 0,05), mengindikasikan tidak ada hubungan signifikan antara usia menopause dengan riwayat penggunaan alat kontrasepsi pada perempuan lansia.Kesimpulan: Tidak terdapat hubungan signifikan antara riwayat penggunaan kontrasepsi dan usia menopause. Informasi ini penting untuk edukasi kesehatan, menekankan bahwa pilihan kontrasepsi tidak memengaruhi waktu menopause, melainkan disesuaikan dengan kebutuhan individu.
Copyrights © 2026