Penelitian ini bertujuan mengkaji pelaksanaan penggunaan media Kogniboard dalam menstimulasi perkembangan kognitif anak usia 4–5 tahun di RA Nurul Ulum Payudan Daleman. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif yang dilaksanakan pada bulan Januari hingga Maret 2026, dengan partisipan 12 anak usia 4–5 tahun dari kelompok A dan dua guru kelas. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Keabsahan data dijamin melalui triangulasi sumber, metode, dan teori. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa media Kogniboard yang dirancang dengan empat zona stimulatif (puzzle, angka, klasifikasi, dan maze) efektif meningkatkan keterlibatan belajar anak, menstimulasi kemampuan mengenali bentuk dan warna, meningkatkan kemampuan berhitung permulaan, serta mengembangkan kemampuan pemecahan masalah dasar. Novelty penelitian ini terletak pada integrasi empat zona stimulasi dalam satu media fisik yang dirancang kontekstual untuk anak usia dini. Temuan ini mendukung teori perkembangan kognitif Piaget dan zona proksimal Vygotsky bahwa anak belajar optimal melalui eksplorasi benda konkret dengan bimbingan fasilitator. Kogniboard dapat menjadi alternatif media pembelajaran interaktif yang efektif untuk mendorong perkembangan kognitif anak usia dini.
Copyrights © 2026