Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan motorik kasar anak usia 5-6 tahun di Kelompok B PAUD Al Hasanah Subang melalui penerapan permainan tradisional Ebrag (engklek). Masalah utama dalam penelitian ini adalah rendahnya koordinasi fisik dan keseimbangan anak akibat kurangnya aktivitas fisik yang bervariasi. Metode penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus, di mana setiap siklus terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian berjumlah 15 anak. Data dikumpulkan melalui lembar observasi dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan motorik kasar anak yang signifikan. Pada kondisi prasiklus, capaian perkembangan kemampuan motorik kasar anak hanya mencapai 46,67%. Setelah dilakukan tindakan pada Siklus I, persentase meningkat menjadi 63.33%, dan mencapai keberhasilan pada Siklus II sebesar 81.25%. Kesimpulan dari penelitian ini adalah permainan tradisional Ebrag efektif dalam meningkatkan motorik kasar, khususnya pada aspek keseimbangan, kelenturan, dan koordinasi mata-kaki anak usia 5-6 tahun.
Copyrights © 2026