Kreativitas merupakan salah satu aspek perkembangan yang perlu dikembangkan sejak usia dini melalui kegiatan pembelajaran yang memberikan kesempatan kepada anak untuk bereksplorasi, berekspresi, dan menghasilkan karya secara mandiri. Kreativitas anak masih rendah, ditandai dengan kecenderungan meniru contoh guru, kurang berani memilih warna sendiri, serta terbatasnya kemampuan mengembangkan ide dalam kegiatan mewarnai. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kreativitas anak usia 5–6 tahun melalui penerapan teknik mewarnai gradasi. Penelitian menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) model Kemmis dan McTaggart yang dilaksanakan dalam dua siklus dengan subjek sebanyak 20 anak Kelompok B RA An-Nida Medan. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi dan dokumentasi, sedangkan analisis data dilakukan secara deskriptif kuantitatif melalui perhitungan persentase ketuntasan kreativitas anak pada setiap siklus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persentase ketuntasan kreativitas meningkat dari 25% pada pra-siklus menjadi 65% pada Siklus I dan mencapai 85% pada Siklus II. Temuan ini menunjukkan bahwa teknik mewarnai gradasi efektif dalam meningkatkan kreativitas anak pada aspek rasa ingin tahu, inovasi, kemandirian berkarya, motorik halus, dan pemecahan masalah. Penelitian ini berkontribusi sebagai alternatif strategi pembelajaran seni yang dapat digunakan guru PAUD untuk mengembangkan kreativitas anak secara lebih optimal.
Copyrights © 2026