Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pola asuh orang tua terhadap perkembangan sosial emosional anak usia 5–6 tahun di RA Aisyiyah Medan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional ex post facto. Penelitian dilaksanakan di RA Aisyiyah, Gang Aman, Jalan Bromo, Kota Medan, Sumatera Utara. Populasi penelitian berjumlah 59 anak kelompok Alif dan BA beserta orang tua masing-masing. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling sehingga seluruh populasi dijadikan sampel penelitian. Data dikumpulkan melalui angket pola asuh orang tua, observasi perkembangan sosial emosional anak, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan menggunakan SPSS versi 25 melalui uji validitas, reliabilitas, normalitas, linearitas, regresi linear sederhana, dan uji hipotesis pada taraf signifikansi 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola asuh orang tua berpengaruh positif dan signifikan terhadap perkembangan sosial emosional anak usia 5–6 tahun. Anak yang memperoleh pola asuh yang hangat, responsif, dan komunikatif cenderung menunjukkan kemampuan sosial emosional yang lebih baik, seperti bekerja sama, berinteraksi dengan teman sebaya, menunjukkan empati, dan mengendalikan emosi. Temuan ini menegaskan pentingnya peran keluarga dalam mendukung perkembangan sosial emosional anak serta memberikan kontribusi empiris bagi penguatan kolaborasi antara orang tua, guru, dan lembaga PAUD dalam mengoptimalkan perkembangan anak usia dini.
Copyrights © 2026