Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan kegitan kehidupan praktis melalui pojok dapur dalam mengembangkan keterampilan hidup pada anak usia dini, yang dilatarbelakangi oleh kecenderungan pemberian bantuan berlebihan dari orang dewasa yang membatasi kesempatan anak usia 2-3 tahun untuk berlatih mandiri dalam aktivitas sehari-hari dimasa pertumbuhan awal anak. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Subjek penelitian difokuskan pada anak usia 2-3 tahun beserta 1 kepala sekolah, 2 guru kelas, dan 2 guru pendamping sebagai informan utama di Lembaga Talenta Montessori Play school Semarang. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Data dianalisis menggunakan teknik analisis interaktif Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil temuan peneliti menunjukkan bahwa kegiatan kehidupan praktis melalui pojok dapur terbukti efektif dalam mengembangkan keterampilan hidup khususnya kemandirian anak, tanggung jawab, dan kemampuan mengikuti aturan kegiatan sederhana. Kemandirian anak semakin meningkat dengan kegiatan practical life di kelas. Anak mampu mengekspresikan diri dengan pemberian keterampilan hidup oleh guru melalui kegiatan kitchen corner atau pojok dapur seperti mengambil alat makan, menyiapkan alas makan, mengambil alat kerja, mencuci, memotong dan merapikan peralatan secara mandiri.
Copyrights © 2026