Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pola asuh demokratis ayah terhadap karakter anak serta menguji peran guru sebagai variabel moderator dalam kasus unconscious verbal bullying di PAUD Bahrul Ulum. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain regresi moderasi (Moderated Regression Analysis/MRA). Subjek penelitian berjumlah 20 anak usia dini kelompok B usia 3–5 tahun dengan teknik sampling jenuh. Pengumpulan data dilakukan melalui angket dan lembar observasi. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan uji regresi moderasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata skor pola asuh demokratis ayah sebesar 44,90, karakter anak sebesar 41,05, dan peran guru sebesar 39,25. Hasil uji regresi menunjukkan bahwa pola asuh demokratis ayah berpengaruh positif dan signifikan terhadap karakter anak dengan nilai koefisien regresi sebesar 0,600 dan signifikansi 0,009 (<0,05). Sementara itu, peran guru tidak berpengaruh signifikan terhadap karakter anak dengan nilai signifikansi 0,883 (>0,05). Hasil uji moderasi juga menunjukkan bahwa interaksi antara pola asuh demokratis ayah dan peran guru memiliki nilai signifikansi sebesar 0,447 (>0,05), sehingga peran guru tidak mampu memoderasi hubungan antara pola asuh demokratis ayah dan karakter anak. Dengan demikian, pembentukan karakter anak lebih dominan dipengaruhi oleh pola asuh demokratis ayah dibandingkan peran guru di lingkungan sekolah.
Copyrights © 2026