Dinamisnya sistem kelistrikan industri menuntut evaluasi berkala terhadap spesifikasi perangkat proteksi untuk menjamin keselamatan aset. Penelitian ini mengevaluasi keandalan sistem proteksi pada panel Low Voltage Main Distribution Board (LVMDB) PT XYZ menggunakan pendekatan Worst-Case Scenario. Metode penelitian dilakukan melalui simulasi eksperimental pada perangkat lunak ETAP 19.0.1 dengan memodifikasi topologi berupa eliminasi impedansi seluruh kabel feeder untuk menyimulasikan gangguan hubung singkat tiga fasa (bolted fault) pada terminal perangkat. Hasil simulasi menunjukkan arus gangguan murni mencapai 19,908 kA. Main Breaker (CB10) tervalidasi aman dengan persentase pembebanan 54,28%. Namun, seluruh pemutus tenaga cabang (CB3-CB9) berstatus Critical dengan beban operasi hingga 194,0% pada kondisi breaking dan 146,6% pada kondisi making. Rekomendasi teknis berupa peningkatan kapasitas (upsizing) pemutus cabang menjadi minimal 25 kA terbukti secara matematis mampu menurunkan beban operasi menjadi 79,6%, sehingga memenuhi standar keamanan IEC 60909.
Copyrights © 2026