Pendekar : Jurnal Pendidikan Berkarakter
Vol 9, No 2 (2026): Juli

Pengaruh Media Digital Terhadap Penggunaan Bahasa Indonesia Mahasiswa dalam Kehidupan Sehari-hari melalui Analisis Kontekstual

Nur Haliza (Pendidikan Bahasa dan Sastra, Universitas PGRI Pontianak)
Pitria Hardayani (Pendidikan Bahasa dan Sastra, Universitas PGRI Pontianak)
Sari Vianti (Pendidikan Bahasa dan Sastra, Universitas PGRI Pontianak)
Saptiana Sulastri (Pendidikan Bahasa dan Sastra, Universitas PGRI Pontianak)



Article Info

Publish Date
26 Jun 2026

Abstract

Abstract: This study examines the influence of digital media on the use of Indonesian in everyday life using a contextual analysis approach. The method employed is qualitative descriptive research through a literature review, which involves examining various journals, books, and previous studies related to language use on digital platforms such as WhatsApp, TikTok, and Instagram. Data were analyzed using the Miles and Huberman interactive model, which comprises three stages: data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The results indicate that digital media influence language practices through increased use of abbreviations, slang, code-mixing, and foreign terms in daily communication. Informal language varieties tend to be used more dominantly because users prioritize efficiency, practicality, and social closeness. However, the continuous use of non-standard language has the potential to affect proficiency in formal Indonesian, particularly among college students and the younger generation. Therefore, digital literacy and language awareness have become essential needs in the digital age.Abstrak: Penelitian ini mengkaji pengaruh media digital terhadap penggunaan Bahasa Indonesia dalam kehidupan sehari-hari dengan menggunakan pendekatan analisis kontekstual. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif melalui studi kepustakaan, yakni menelaah berbagai jurnal, buku, serta penelitian terdahulu terkait penggunaan bahasa pada platform digital seperti WhatsApp, TikTok, dan Instagram. Data dianalisis menggunakan model interaktif Miles dan Huberman yang mencakup tiga tahap, yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media digital memengaruhi praktik berbahasa melalui meningkatnya penggunaan singkatan, bahasa gaul, campur kode, serta istilah asing dalam komunikasi sehari-hari. Ragam bahasa informal cenderung lebih dominan digunakan karena pengguna mengutamakan efisiensi, kepraktisan, dan kedekatan sosial. Namun, penggunaan bahasa nonbaku secara terus-menerus berpotensi memengaruhi kemampuan penggunaan Bahasa Indonesia formal, khususnya pada kalangan mahasiswa dan generasi muda. Oleh sebab itu, literasi digital dan kesadaran berbahasa menjadi kebutuhan penting di era digital. 

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

pendekar

Publisher

Subject

Education

Description

Pendekar : Jurnal Pendidikan Berkarakter adalah jurnal yang dikelola oleh Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Mataram (UMMAT) yang secara khusus menerbitkan hasil penelitian dosen, mahasiswa semester akhir termasuk guru sekolah maupun kegiatan penelitian ilmiah ...