Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan strategi guru dalam mengembangkan kemandirian anak di KB Al Mujtama’ Pamekasan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus yang dilakukan di KB Al Mujtama’, sebuah lembaga pendidikan anak usia dini di Pamekasan. Data dikumpulkan melalui observasi non-partisipatif, wawancara semi terstruktur dengan tenaga pendidik dan kepala sekolah, serta dokumentasi. Analisis data mengacu pada model Miles dan Huberman yang terdiri dari reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, dengan keabsahan data dijamin melalui triangulasi. Hasil penelitian mengungkapkan empat strategi utama guru: (1) penerapan rutinitas harian terstruktur yang mengintegrasikan nilai-nilai religious seperti morning quran, (2) modifikasi lingkungan fisik kelas berbasis konsep prepared environment, (3) penerapan project-based learning (PJBL) yang menempatkan anak sebagai subjek aktif dalam pembelajaran, dan (4) metode scaffolding yang memberikan pendampingan bertahap sesuai kemampuan anak. Faktor pendukung meliputi kesiapan fisik anak, keterlibatan keluarga, pengaruh teman sebaya, dan konsistensi pembiasaan di rumah, sedangkan faktor penghambat melopiti pola asuh orang tua yang terlalu protektif dan ketiadaan ruang tunggu khusus orang tua. Penelitian ini merekomendasikan agar KB Al Mujtama’ dan lembaga PAUD berbasis islam serupa secara terencana mengintegrasikan strategi pengembangan kemandirian ke dalam kurikulum dan kebijakan kelembagaan, sekaligus memperkuat sinergi guru dan orang tua melalui program parenting.
Copyrights © 2026