Penelitian ini bertujuan menganalisis internalisasi nilai pendidikan akhlak pada anak berkebutuhan khusus di SLB Negeri Stabat Kabupaten Langkat. Fokus kajian meliputi program internalisasi, faktor pendukung dan penghambat, serta solusi praktis yang dikembangkan sekolah. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif melalui observasi, wawancara, dan studi dokumen. Informan penelitian terdiri atas kepala sekolah, guru Pendidikan Agama Islam, dan guru kelas yang mendampingi peserta didik dengan ragam ketunaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa internalisasi nilai akhlak dilakukan melalui program sapa-sambut harian, minat bakat, praktik ibadah Jumat, keterampilan, PHBI, dan kegiatan Ramadan. Nilai yang ditanamkan mencakup religiusitas, adab ibadah, disiplin, percaya diri, sopan santun, empati, tanggung jawab, dan kepedulian lingkungan. Faktor pendukung meliputi kepemimpinan kepala sekolah, keteladanan guru, dukungan orang tua, budaya sekolah, masyarakat, dan pemerintah daerah. Kendala utama mencakup hambatan komunikasi, keterbatasan sarana prasarana, jarak, transportasi, dan ekonomi keluarga. Solusi dilakukan melalui penguatan kompetensi guru, komunikasi adaptif, kemitraan lintas pihak, bantuan transportasi, toleransi kehadiran secara proporsional, serta perbaikan fasilitas. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pendidikan akhlak pada anak berkebutuhan khusus perlu dilakukan secara konkret, berulang, fleksibel, dan kolaboratif.
Copyrights © 2026