Kesenjangan antara pemahaman teoretis dan implementasi praktis pembelajaran berdiferensiasi masih menjadi tantangan signifikan bagi guru bahasa Arab di madrasah tsanawiyah. Program pendampingan berbasis Community-Based Research (CBR) ini dirancang untuk menjembatani gap tersebut melalui transformasi kompetensi pedagogis yang sistematis dan berkelanjutan. Kegiatan melibatkan 20 guru bahasa Arab MTs di Kota dan Kabupaten Padang Pariaman dengan menerapkan metode integratif: workshop intensif full day, praktik terbimbing, dan pendampingan berkelanjutan. Hasil pendampingan menunjukkan peningkatan kompetensi guru dalam empat aspek krusial: (1) kesadaran reflektif terhadap pengaruh gaya belajar personal terhadap praktik mengajar; (2) kemampuan merancang pembelajaran berdiferensiasi yang berpusat pada kebutuhan siswa; (3) keterampilan mengadaptasi materi sesuai tingkat kesiapan belajar siswa; dan (4) kompetensi mengembangkan produk pembelajaran variatif. Program ini berkontribusi signifikan dalam memfasilitasi transformasi pedagogis guru bahasa Arab yang responsif terhadap keberagaman karakteristik siswa di madrasah tsanawiyah, sekaligus menawarkan model pendampingan guru yang dapat direplikasi pada konteks serupa.
Copyrights © 2026