Purifikasi memiliki tujuan untuk meningkatkan kandungan senyawa aktif, sehingga ekstrak yang akan diformulasikan menjadi suatu sediaan akan memberikan khasiat yang lebih tinggi serta warna yang lebih menarik. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh metode purifikasi menggunakan etil asetat terhadap kapasitas antioksidan ekstrak daun Moringa oleifera (kelor). Ekstrak daun kelor dihasilkan melalui proses maserasi menggunakan pelarut etanol 70%, kemudian dilakukan skrining fitokimia untuk mengidentifikasi senyawa aktif seperti flavonoid, saponin, alkaloid, dan tanin, steroid dan triterpenoid. Ekstrak kemudian dipurifikasi menggunakan etil asetat. Uji aktivitas antioksidan dilakukan dengan metode DPPH, menunjukkan bahwa ekstrak yang terpurifikasi memiliki nilai IC50 sebesar 32,093 ppm (sangat kuat) dibandingkan ekstrak etanol dengan IC50 sebesar 363,75 ppm yang menandakan adanya peningkatan kapasitas antioksidan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa purifikasi menggunakan etil asetat dapat meningkatkan potensi antioksidan ekstrak daun kelor, menjadikannya kandidat potensial sebagai sumber antioksidan alami.
Copyrights © 2026