Penelitian ini dilakukan pada UMKM Chokato di Kecamatan Payakumbuh Selatan Kota Payakumbuh. Pemilihan lokasi dilakukan secara sengaja dengan mempertimbangkan bahwa UMKM Chokato merupakan pelaku usaha pengolahan kakao yang memiliki sarana dan prasarana yang lengkap. Selain itu UMKM Chokato merupakan UMKM pengolahan kakao yang terkenal di Sumatera Barat yang menerima penghargaan Adhikarya Pangan Nusantara tahun 2016. Jenis penelitian yang digunakan yaitu studi kasus dan metode analisis kualitatif dan kuantitatif. Analisis kualitatif adalah mengidentifikasi sumber-sumber risiko yang terjadi pada UMKM Chokato menggunakan diagram tulang ikan, dan analisis kuantitaif mengukur tingkat risiko pemasaran UMKM Chokato menggunakan metode FMEA. Hasil penelitian mengungkapkan dalam kegiatan pemasaran pada UMKM Chokato diidentifikasi 19 penyebab risiko. Kemudian dari perhitungan presentase kumulatif didapatkan 8 risiko yang menjadi prioritas dalam merumuskan strategi manajemennya.
Copyrights © 2026