Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sistem pemantauan kadar gas amonia (NH3) dan metana (CH4) pada peternakan kambing berbasis IoT (Internet of Things). Sistem ini menggunakan sensor gas MQ-135 untuk mendeteksi kadar amonia, sensor MQ-4 untuk mendeteksi kadar metana dan panel surya sebagai sumber energi. Data yang diperoleh dari sensor kemudian diolah oleh mikrokontroler ESP-32 dan ditampilkan secara real-time melalui aplikasi IoT Firebase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem ini dapat memantau kadar gas amonia dan metana secara akurat dan efektif. Sistem ini juga dapat memberikan notifikasi jika kadar gas melebihi batas normal, sehingga dapat membantu peternak dalam mengelola kesehatan dan keselamatan hewan ternak serta mengurangi dampak lingkungan. Berdasarakan sampel hasil pengukuran, rata-rata kadar gas amonia terukur sebesara 11,105 ppm dan gas metana sebesara 0,386 ppm. Kelebihan sistem ini adalah dapat memantau kondisi kandang secara real-time, sehingga dapat meningkatkan efisiensi dan keselamatan operasional peternakan. Sistem ini juga dapat diintegrasikan dengan sistem lainnya untuk meningkatkan kemampuan monitoring dan controlling.
Copyrights © 2026