Transformasi digital pada era Revolusi Industri 4.0 dan Society 5.0 menuntut guru memiliki kemampuan literasi digital dan keterampilan mengembangkan media pembelajaran yang inovatif, adaptif, serta relevan dengan karakteristik peserta didik. Salah satu teknologi yang mulai banyak dimanfaatkan dalam pendidikan adalah Artificial Intelligence (AI), termasuk untuk pengembangan media pembelajaran digital berbasis e-comic. Namun, pengembangan media pembelajaran tidak hanya perlu memperhatikan aspek teknologi, tetapi juga konteks budaya peserta didik melalui pendekatan Culturally Responsive Teaching (CRT). Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan kompetensi profesionalisme guru dalam merancang dan mengembangkan e-comic berbasis AI dengan pendekatan CRT. Kegiatan dilaksanakan melalui pelatihan dan pendampingan penggunaan platform AI dalam penyusunan narasi, ilustrasi, dan desain visual e-comic yang terintegrasi dengan budaya lokal peserta didik. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan literasi digital, kreativitas, dan kompetensi pedagogis guru dalam mengembangkan media pembelajaran digital. Guru mampu menghasilkan e-comic yang lebih menarik, kontekstual, dan relevan dengan kehidupan peserta didik sehingga berpotensi meningkatkan motivasi belajar dan keterlibatan siswa dalam pembelajaran. Selain itu, guru juga memahami pentingnya integrasi nilai budaya lokal dalam proses pembelajaran agar pembelajaran menjadi lebih inklusif dan bermakna. Meskipun demikian, implementasi AI dalam pembelajaran masih menghadapi tantangan berupa keterbatasan literasi digital, akses teknologi, dan pemahaman etika penggunaan AI. Oleh karena itu, diperlukan pendampingan berkelanjutan serta dukungan sarana teknologi dan kebijakan sekolah agar inovasi pembelajaran berbasis AI dan CRT dapat diimplementasikan secara optimal. Digital transformation in the era of the Industrial Revolution 4.0 and Society 5.0 requires teachers to possess digital literacy skills and the ability to develop innovative, adaptive, and relevant learning media aligned with students’ characteristics. One of the technologies increasingly utilized in education is Artificial Intelligence (AI), including for the development of e-comic-based digital learning media. However, the development of learning media should not only focus on technological aspects but also consider students’ cultural backgrounds through the Culturally Responsive Teaching (CRT) approach. This community service program aimed to improve teachers’ professional competence in designing and developing AI-based e-comics integrated with the CRT approach. The program was implemented through training and mentoring activities on the use of AI platforms for developing narratives, illustrations, and visual designs of e-comics integrated with students’ local cultural contexts. The results showed improvements in teachers’ digital literacy, creativity, and pedagogical competence in developing digital learning media. Teachers were able to produce more engaging, contextual, and meaningful e-comics that were relevant to students’ daily lives, thereby potentially increasing learning motivation and student engagement in the learning process. In addition, teachers gained a deeper understanding of the importance of integrating local cultural values into classroom instruction to create more inclusive and meaningful learning experiences. Despite these positive outcomes, the implementation of AI in education still faces challenges related to limited digital literacy, technology access, and ethical understanding of AI use. Therefore, continuous mentoring, adequate technological support, and school policy reinforcement are necessary to ensure the sustainable implementation of AI- and CRT-based learning innovations.
Copyrights © 2026