Resiko Perilaku Kekerasan (RPK) adalah tindakan agresif untuk menyakiti. Hal ini dipicu oleh kegagalan, kegagalan mencapai keinginan, dan mengelola stres. Salah satu terapi non farmakologis yang dapat diajarkan adalah Teknik relaksasi Benson. Salah satu intervensi non-farmakologis yang dapat diterapkan adalah teknik relaksasi Benson, yang efektif menurunkan aktivitas sistem saraf simpatis sehingga membantu menstabilkan kondisi emosional pasien dan tidak menibulkan efek samping dalam praktik keperawatan jiwa. Tujuan: Mengetahui hasil penerapan terapi Relaksasi Benson terhadap penurunan perilaku kekerasan pada pasien resiko perilaku kekerasan di Rumah Sakit Jiwa Daerah Dr. Arif Zainudin Kota Surakarta. Metode: Jenis penelitian ini dengan studi kasus yang menggunakan metode penelitian deskriptif pree-test dan post-test lembar observasi RUFA. Subjek penelitian terdiri dari dua responden yang diberikan intervensi selama 7 hari. Hasil: Skor perubahan perilaku kekerasan pada 2 responden sebelum terapi relaksasi benson adalah tahap intensif II (sedang) dengan responden 1 skor 14 dan responden 2 skor 11. Setelah tujuh hari terapi, responden mengalami perubahan ke skor tahap intensif I (ringan) dengan responden 1 skor 10 dan responden 2 skor 7. Kesimpulan: Terdapat perbedaan perubahan perilaku kekerasan sebelum dan sesudah dilakukan Terapi Relaksasi Benson, sehingga dapat digunakan sebagai intervensi keperawatan non-farmakologis yang mudah, aman, dan aplikatif dalam praktik klinis.
Copyrights © 2026