Unit rekam medis di UPTD Puskesmas Waborobo belum menggunakan tracer dalam sistem penyimpanan berkas rekam medis sehingga petugas mengalami kesulitan melacak keberadaan berkas yang dipinjam dan berpotensi meningkatkan risiko missfile. Penelitian ini bertujuan untuk merancang tracer pada sistem penyimpanan berkas rekam medis di UPTD Puskesmas Waborobo. Jenis penelitian menggunakan penelitian kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi dan wawancara petugas rekam medis terhadap 2 orang petugas rekam medis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem penyimpanan yang digunakan adalah sistem family folder dan proses peminjaman berkas rekam medis masih dilakukan secara manual tanpa menggunakan tracer. Peneliti merancang 3 alternatif tracer menggunakan bahan sederhana seperti map bekas, kertas, dan kardus bekas, kemudian dipilih alternatif tracer ke-3 menggunakan kertas buffalo berwarna kuning muda berukuran 25 cm × 10 cm yang dilengkapi kantung slip permintaan. Hasil uji coba menunjukkan bahwa penggunaan tracer membantu petugas mengetahui keberadaan berkas rekam medis yang dipinjam dan mempercepat proses pengembalian berkas. Dengan demikian, penggunaan tracer dapat membantu meningkatkan ketertiban penyimpanan dan pengendalian berkas rekam medis di UPTD Puskesmas Waborobo.
Copyrights © 2025