Selvi Mayang Sari
Program Studi Diploma Tiga Rekam Medis dan Informasi Kesehatan, Politeknik Baubau, Baubau, Indonesia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Merancang Sistem Tracer untuk Meningkatkan Manajemen Pengarsipan Rekam Medis di Pusat Pelayanan Kesehatan Primer Rika Setyowati; Selvi Mayang Sari
Jurnal Promotif Preventif Vol 8 No 6 (2025): Desember 2025: JURNAL PROMOTIF PREVENTIF
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Pancasakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47650/jpp.v8i6.2747

Abstract

Unit rekam medis di UPTD Puskesmas Waborobo belum menggunakan tracer dalam sistem penyimpanan berkas rekam medis sehingga petugas mengalami kesulitan melacak keberadaan berkas yang dipinjam dan berpotensi meningkatkan risiko missfile. Penelitian ini bertujuan untuk merancang tracer pada sistem penyimpanan berkas rekam medis di UPTD Puskesmas Waborobo. Jenis penelitian menggunakan penelitian kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi dan wawancara petugas rekam medis terhadap 2 orang petugas rekam medis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem penyimpanan yang digunakan adalah sistem family folder dan proses peminjaman berkas rekam medis masih dilakukan secara manual tanpa menggunakan tracer. Peneliti merancang 3 alternatif tracer menggunakan bahan sederhana seperti map bekas, kertas, dan kardus bekas, kemudian dipilih alternatif tracer ke-3 menggunakan kertas buffalo berwarna kuning muda berukuran 25 cm × 10 cm yang dilengkapi kantung slip permintaan. Hasil uji coba menunjukkan bahwa penggunaan tracer membantu petugas mengetahui keberadaan berkas rekam medis yang dipinjam dan mempercepat proses pengembalian berkas. Dengan demikian, penggunaan tracer dapat membantu meningkatkan ketertiban penyimpanan dan pengendalian berkas rekam medis di UPTD Puskesmas Waborobo.
Analisis Keakuratan Kode Diagnosis Berdasarkan ICD-10 dan Faktor Penyebabnya pada Rekam Medis Rawat Jalan di Puskesmas Kota Baubau Selvi Mayang Sari; Mega Ermasari Muzuh; Ahmad Amiruddin; Dwi Safitria Rahmadi; Khumar Dzulkarnain
Jurnal Promotif Preventif Vol 9 No 1 (2026): Februari 2026: JURNAL PROMOTIF PREVENTIF
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Pancasakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47650/jpp.v9i1.2555

Abstract

Keakuratan pengkodean diagnosis menggunakan International Classification of Diseases Tenth Revision (ICD-10) sangat penting untuk menjamin kualitas data, ketepatan pelaporan kesehatan, serta efektivitas manajemen pelayanan kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk menilai tingkat keakuratan kode diagnosis berdasarkan ICD-10 serta mengidentifikasi faktor-faktor penyebab ketidakakuratan pada rekam medis rawat jalan di salah satu puskesmas di Kota Baubau, Indonesia. Penelitian ini menggunakan desain audit deskriptif dengan pendekatan studi kasus pada tahun 2024. Sebanyak 77 berkas rekam medis pasien rawat jalan dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Keakuratan kode dinilai melalui pencocokan kode diagnosis yang tercantum dalam rekam medis dengan standar pedoman ICD-10. Observasi dan wawancara mendalam dilakukan untuk mengidentifikasi faktor penyebab. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hanya 41,56% kode diagnosis yang akurat, sedangkan 58,44% lainnya tidak akurat. Ketidakakuratan terutama dipengaruhi oleh faktor sumber daya manusia (tidak adanya tenaga perekam medis terlatih dan kurangnya pelatihan pengkodean), faktor material (ketiadaan buku ICD-10), serta faktor finansial (keterbatasan anggaran untuk pelatihan dan pengadaan sumber daya). Temuan ini menunjukkan perlunya penguatan kapasitas dan dukungan institusional untuk meningkatkan mutu pengkodean di pelayanan kesehatan primer.