Rendahnya literasi membaca siswa menjadi latar belakang penelitian ini. Penelitian bertujuan mengeksplorasi secara mendalam strategi guru dalam meningkatkan literasi membaca siswa. Pendekatan kualitatif studi kasus digunakan untuk menggambarkan fenomena secara komprehensif di lapangan. Penelitian dilaksanakan di UPT SD Negeri 060898 Medan selama semester ganjil tahun ajaran 2025/2026. Subjek penelitian meliputi kepala sekolah, guru, dan siswa yang terkait langsung dengan proses pembelajaran. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Teknik analisis data meliputi tahapan reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan guru telah menerapkan strategi membaca nyaring, membaca terpandu, diskusi kelompok, dan tugas mandiri. Namun, penerapannya belum optimal karena kurangnya variasi metode, keterbatasan media, rendahnya minat baca, serta fasilitas perpustakaan yang belum memadai. Kesimpulannya, strategi literasi telah berjalan tetapi menghadapi kendala struktural dan motivasional. Rekomendasinya, diperlukan pengembangan strategi pembelajaran yang lebih inovatif, kreatif, dan berbasis kebutuhan siswa. Dukungan sinergis antara sekolah, guru, dan orang tua sangat diperlukan untuk menciptakan lingkungan literasi yang kondusif agar kemampuan membaca siswa meningkat secara berkelanjutan.
Copyrights © 2026