Penelitian ini bertujuan mengkaji persepsi siswa terhadap integrasi etnofisika berbasis kearifan lokal maritim dalam pembelajaran fisika, dengan konteks spesifik pada pada siswa SMAN 1 Bintan Pesisir di Kabupaten Bintan, Kepulauan Riau. Etnofisika merupakan pendekatan yang menghubungkan konsep-konsep fisika dengan pengetahuan lokal masyarakat, sehingga pembelajaran menjadi lebih kontekstual dan bermakna bagi siswa. Metode yang digunakan adalah mixed-method dengan desain sekuensial eksplanatori (explanatory sequential design). Sampel kuantitatif melibatkan 30 siswa yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling untuk pengisian kuisioner persepsi. Berdasarkan hasil kuisioner, dipilih 8 siswa secara nested sampling yang mewakili kelompok skor tinggi, sedang , dan rendah untuk diwawancarai mendalam. Hasil analisis menunjukkan persepsi siswa terhadap integrasi etnofisika berbasis kearifan lokal maritim berada pada kategori sangat baik/sangat positif dengan rata-rata skor persentase sebesar 80,73%. Berdasarkan hasil wawancara mendalam, persepsi positif ini didorong oleh tiga faktor utama: materi fisika yang abstrak menjadi lebih konkret, meningkatkan rasa bangga terhadap kearifan lokal, serta memotivasi siswa karena kontekstual dengan kehidupan sehari-hari mereka di pesisir. Penelitian ini menyimpulkan bahwa integrasi etnofisika berbasis kearifan lokal maritim sangat efektif diterapkan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran fisika di wilayah pesisir.
Copyrights © 2026