Maraknya platform komunikasi digital memperumit dimensi etis kolaborasi guru dan orang tua dalam pendidikan karakter siswa. Kajian literatur sistematis ini menganalisis beberapa artikel ilmiah guna merumuskan prinsip etika dan nilai Islam yang mengorganisasikan komunikasi digital guru dan orang tua secara efektif. Analisis tematik menghasilkan tiga dimensi utama: etika komunikasi digital yang mencakup kesantunan berbahasa, proporsionalitas respons, dan akuntabilitas dua arah; lima nilai Islam, sidq (kejujuran), amanah (kepercayaan), tawadu’ (rendah hati), ta’awun (kerja sama), dan uswah hasanah (keteladanan) sebagai jangkar moral interaksi digital; serta model kolaboratif sekolah dan keluarga melalui platform seperti grup WhatsApp dan buku penghubung digital. Pendekatan kualitatif digunakan dengan tinjauan literatur dari sumber jurnal dan artikel terkini. Data dikumpulkan melalui analisis dokumen dan dianalisis secara tematik. Temuan menunjukkan bahwa kolaborasi melalui platform digital dapat menjembatani etika digital dengan pendidikan karakter berbasis Islam dengan implikasi praktis bagi kebijakan sekolah dan pengembangan profesional guru. Penelitian ini menyimpulkan perlunya sinergi berkelanjutan untuk pendidikan karakter efektif, dengan implikasi praktis bagi sekolah dan keluarga serta saran penelitian empiris lanjutan.
Copyrights © 2026