Penelitian ini mengeksplorasi kesejahteraan psikologis guru sekolah dasar dalam mengelola beban kerja perangkat pembelajaran. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi fenomenologi yang dilaksanakan di SDN Padasuka 1 dengan melibatkan enam guru sebagai partisipan yang dipilih secara purposif. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru mengalami tiga bentuk beban kerja dalam mengelola perangkat pembelajaran, yaitu beban waktu, beban usaha mental, dan beban tekanan psikologis. Pengalaman tersebut dimaknai melalui keenam dimensi kesejahteraan psikologis menurut Ryff dan Keyes (1995), yaitu otonomi, penguasaan lingkungan, pertumbuhan pribadi, hubungan positif dengan orang lain, tujuan hidup, dan penerimaan diri. Strategi pengelolaan beban kerja yang efektif seperti kolaborasi dengan rekan sejawat, disiplin waktu, dan dukungan kepala sekolah berfungsi sebagai mekanisme koping (coping mechanisms) dan penyangga psikologis (buffers) yang membantu guru mempertahankan keseimbangan psikologisnya di tengah tekanan beban kerja. Penelitian ini menegaskan pentingnya distribusi beban kerja yang proporsional dan dukungan kelembagaan untuk menjaga kesehatan psikologis guru dan kualitas pendidikan.
Copyrights © 2026