Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh metode tutor sebaya terhadap hasil belajar siswa pada pembelajaran Tari Burung Putih di SMA Negeri 2 Plakat Tinggi. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya partisipasi aktif siswa, kurang optimalnya interaksi antarsiswa, serta hasil belajar siswa pada aspek teknik gerak, kesesuaian irama, dan ekspresi dalam pembelajaran seni tari. Metode tutor sebaya dipilih sebagai alternatif pembelajaran yang diharapkan mampu meningkatkan keterampilan dan keterlibatan siswa dalam proses latihan tari. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen semu (quasi experimental) melalui desain One Group Pretest–Posttest Design. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas XI SMA Negeri 2 Plakat Tinggi yang berjumlah 115 siswa. Sampel penelitian ditentukan menggunakan teknik purposive sampling, yaitu siswa kelas XI 1 yang berjumlah 31 siswa. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui tes praktik tari berupa pretest dan posttest yang dinilai berdasarkan aspek wiraga, wirama, dan wirasa. Analisis data dilakukan menggunakan statistik deskriptif, uji normalitas, dan uji hipotesis paired sample t-test dengan bantuan program SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan hasil belajar siswa setelah diterapkan metode tutor sebaya dalam pembelajaran Tari Burung Putih. Hal ini dibuktikan dari hasil uji hipotesis yang menunjukkan nilai signifikansi (Sig. 2-tailed) < 0,05 sehingga H₁ diterima dan H₀ ditolak. Dengan demikian, metode tutor sebaya berpengaruh signifikan terhadap hasil belajar siswa pada pembelajaran Tari Burung Putih di SMA Negeri 2 Plakat Tinggi. Metode tutor sebaya mampu meningkatkan keterampilan gerak, kesesuaian irama, ekspresi, serta keaktifan dan kerja sama siswa selama proses pembelajaran berlangsung.
Copyrights © 2026