Tujuan. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi kecemasan informasi pada mahasiswa tingkat akhir Fakultas Ilmu Sosial Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UINSU) dalam menyelesaikan skripsi. Penelitian ini berfokus pada identifikasi bentuk-bentuk kecemasan informasi, faktor-faktor penyebab, serta pengalaman mahasiswa selama proses penulisan skripsi di lingkungan akademik digital. Metode. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi dengan melibatkan delapan mahasiswa tingkat akhir dari berbagai program studi. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, sedangkan keabsahan data diperoleh melalui triangulasi sumber, teknik, dan waktu. Hasil dan pembahasan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kecemasan informasi muncul dalam empat bentuk utama, yaitu information overload, kesulitan menemukan informasi, kesulitan memahami informasi, dan keterbatasan akses terhadap sumber informasi. Aspek mengetahui keberadaan informasi tidak ditemukan dalam penelitian ini. Kondisi tersebut dipengaruhi oleh melimpahnya informasi, keterbatasan strategi pencarian, kesulitan memperoleh sumber yang relevan, kompleksitas bahasa akademik, hambatan akses terhadap sumber ilmiah, serta tekanan akademik. Temuan penelitian juga menunjukkan bahwa pengalaman mahasiswa ditandai dengan respons emosional seperti kelelahan, kebosanan, dan stres, yang mengindikasikan bahwa kecemasan informasi memengaruhi dimensi kognitif dan psikologis mahasiswa. Kesimpulan. Kecemasan informasi pada mahasiswa tingkat akhir merupakan fenomena multidimensional yang disebabkan oleh kesenjangan antara ketersediaan informasi dan kemampuan mahasiswa dalam mengelolanya. Penguatan kemampuan literasi informasi dan peningkatan akses terhadap sumber akademik menjadi hal penting untuk mengurangi kecemasan informasi dalam proses penyelesaian skripsi.
Copyrights © 2026