QOSIM: Jurnal Pendidikan, Sosial & Humaniora
Vol 4 No 3 (2026): 2026

Konstruksi Makna Pelestarian Permainan Tradisional Kutai dalam Ruang Budaya Lokal Di Era Digital

I Wayan Nain Febri (Institut Seni Indonesia Yogyakarta)
Agus Budi Santoso (Institut Seni Indonesia Yogyakarta)
Pandan Pareanom Purwacandra (Institut Seni Indonesia Yogyakarta)



Article Info

Publish Date
02 Jul 2026

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengkaji konstruksi makna pelestarian permainan tradisional Kutai dalam ruang budaya lokal di era digital. Kajian ini berangkat dari fenomena menurunnya praktik permainan tradisional akibat dominasi hiburan digital, sekaligus munculnya media digital sebagai ruang dokumentasi budaya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan sudut pandang penulis sebagai pengkaji terhadap video Rumah Budaya Kutai yang dipublikasikan melalui YouTube. Data dianalisis melalui pengamatan narasi, visual, aktivitas budaya, simbol ruang, dan praktik permainan tradisional yang ditampilkan dalam video. Hasil kajian menunjukkan bahwa permainan tradisional Kutai dikonstruksi sebagai warisan budaya yang memuat nilai kebersamaan, sportivitas, edukasi karakter, dan identitas lokal. Rumah Budaya Kutai berperan sebagai ruang pelestarian yang menghubungkan praktik tradisi dengan generasi muda. Media digital memperluas jangkauan pelestarian, tetapi tetap perlu diimbangi dengan praktik langsung agar permainan tradisional tidak berhenti sebagai tontonan.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

qosim

Publisher

Subject

Religion Humanities Economics, Econometrics & Finance Education Social Sciences

Description

QOSIM: Jurnal Pendidikan, Sosial & Humaniora dengan e-ISSN 2987-713X (online) p-ISSN 3025-5163 (cetak) dan Prefix DOI 10.61104. adalah jurnal multidisiplin dan akses terbuka peer-reviewed dengan mengikuti kebijakan single-blind review. Artikel ilmiah pada Jurnal QOSIM: Jurnal Pendidikan, Sosial & ...