Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian pengujian hipotesis. Sampel penelitian berjumlah 110 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Analisis data dilakukan menggunakan Structural Equation Modeling (SEM) berbasis Partial Least Square (PLS) dengan bantuan SmartPLS 4.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa work life balance berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan kerja. Selain itu, work life balance juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap keterikatan karyawan. Variabel keterikatan karyawan terbukti memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan kerja. Lebih lanjut, keterikatan karyawan mampu memediasi hubungan positif dan signifikan antara work life balance dan kepuasan kerja. Temuan ini menunjukkan bahwa semakin baik keseimbangan kehidupan kerja yang dirasakan karyawan, maka semakin tinggi keterlibatan karyawan dalam pekerjaan yang pada akhirnya meningkatkan kepuasan kerja.
Copyrights © 2026