Pemuda memiliki posisi penting dalam pembentukan arah sosial, moral, dan keagamaan masyarakat, sehingga konsep kepemudaan dalam Al-Qur’an perlu dikaji secara mendalam, terutama melalui term fata dan derivasinya yang mengandung makna kontekstual dan nilai etik yang beragam. Penelitian ini bertujuan menganalisis makna term fata dalam Al-Qur’an menurut perspektif Tafsir Ath-Thabari, serta mengidentifikasi nilai-nilai kepemudaan yang dapat dirumuskan dari penafsirannya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kepustakaan, sedangkan analisis dilakukan melalui metode tafsir tematik (maudhu’i) dengan menelaah ayat-ayat yang memuat term fata beserta penafsiran Ath-Thabari dalam Jami’ al-Bayan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa term fata tidak selalu bermakna pemuda dalam arti biologis, tetapi juga dapat merujuk pada pelayan, pembantu, atau hamba sahaya sesuai konteks ayat. Dalam penafsiran Ath-Thabari, term tersebut sekaligus menghadirkan konstruksi pemuda ideal yang ditandai oleh idealisme, keteguhan iman, keberanian moral, dan kemampuan menghadapi ujian kehidupan. Dengan demikian, kajian ini menegaskan bahwa term fata dalam Al-Qur’an memiliki dimensi semantik, teologis, dan pedagogis yang relevan bagi pengembangan pendidikan karakter pemuda Muslim kontemporer
Copyrights © 2026