Pendidikan merupakan proses sadar dan terencana yang bertujuan untuk mengembangkan potensi peserta didik secara menyeluruh, meliputi aspek pengetahuan, sikap, dan keterampilan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1). implementasi program Anyelir di SD Negeri 2 Tonja, (2). faktor pendukung serta kendala yang dihadapi oleh guru dalam menjalankan program Anyelir di SD Negeri 2 Tonja, (3). dampak program Anyelir dalam mengembangkan budaya literasi di SD Negeri 2 Tonja. Teori yang digunakan untuk menganalisis masalah adalah: teori behavioristik, teori kognitivisme, dan teori konstruktivisme. Subjek penelitian ini adalah guru kelas IV, kepala sekolah dan siswa kelas IV SD. Metode pengumpulan data adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Data yang telah terkumpul dianalisis dengan metode analisis data deskriptif kualitatif dengan langkah-langkah reduksi, penyajian data, dan penarikan simpulan. Hasil penelitian menunjukan (1) implementasi program Anyelir di SD Negeri 2 Tonja telah direncanakan secara matang, dilaksanakan di lapangan sekolah melalui aktivitas bercerita dan sesi tanya jawab interaktif, serta dievaluasi melalui Komunitas Belajar (Kombel) guru dan refleksi lisan siswa di akhir semester; (2) faktor pendukung program ini meliputi ketersediaan perpustakaan, pojok baca kelas, dan papan interaktif digital untuk games literasi, sementara kendala yang dihadapi berupa keterbatasan waktu, siswa yang pasif, dan faktor cuaca; (3) dampak positif program terlihat dari meningkatnya rasa percaya diri siswa untuk berbicara di depan umum serta meningkatnya kemampuan membaca dan mengolah informasi siswa secara signifikan.
Copyrights © 2026