Penelitian ini bertujuan merekonstruksi konsep riyadhah (olahraga jiwa) pemikiran Imam Al-Ghazali ke dalam metodologi pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) kontemporer sebagai respons konseptual terhadap isu kesehatan mental (mental health) siswa. Metode yang digunakan adalah studi kepustakaan (library research) dengan pendekatan analisis isi (content analysis) terhadap karya-karya utama Al-Ghazali, khususnya Ihya' Ulumuddin, dengan rujukan tambahan Kimiya' al-Sa'adah dan Minhaj al-'Abidin. Melalui open coding, axial coding, dan selective coding terhadap 20 literatur, penelitian ini menunjukkan bahwa konsep riyadhah Al-Ghazali yang meliputi tahapan muraqabah, muhasabah, dan mu'aqabah dapat direkonstruksi secara konseptual menjadi sintaks pembelajaran PAI yang terapeutik. Integrasi ini menghasilkan model pembelajaran PAI yang tidak hanya berorientasi pada transfer kognitif, melainkan berpotensi berfungsi sebagai instrumen preventif dan kuratif terhadap gejala distress dan stres akademik siswa di era digital, yang sejalan dengan prinsip student well-being dalam Kurikulum Merdeka. Model yang dihasilkan masih bersifat konseptual dan memerlukan validasi empiris pada penelitian lapangan berikutnya
Copyrights © 2026