Sinar ultra violet dapat menimbulkan masalah kulit seperti sunburn, fotosensitivitas eritema hingga kanker kulit.Dampak negatif paparan ultra violet dapat dicegah dengan penggunaan tabir surya. Optimasi kombinasi ekstrak bijikakao dan kulit delima dalam sediaan krim diharapkan menghasilkan formula yang optimum dengan evaluasi fisikoptimal serta evaluasi efektivitas tabir surya dengan nilai Sun Protection Factor. Penetapan formula optimum ditentukanoleh sifat fisik krim dan efektivitas tabir surya dengan nilai Sun Protection Factor menggunakan metode Simplex LatticeDesign software Design Expert 11. Hasil verifikasi dianalisis menggunakan uji one sample t-test atau wilcoxon test untukmengetahui perbedaan nilai antara formula prediksi dan formula verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwaformula optimum yaitu pada formula 1 dan 7 dengan komposisi bahan yang sama. Proporsi ekstrak biji kakao dan kulitdelima yang menghasilkan formula optimum masing-masing sebesar 10% dan 5,5% dengan sifat fisika kimia yang baik,selain pada respon daya sebar dan daya lekat. Evaluasi daya lekat, daya sebar, pH, viskositas dan nilai Sun ProtectionFactor tidak ada perbedaan signifikan antara formula prediksi Simplex Lattice Design dengan hasil verifikasi. Pengujianefektivitas formula optimum tabir surya secara in vitro krim kombinasi ekstrak biji kakao dan kulit delima menghasilkannilai Sun Protection Factor sebesar 4,93±0,14 memiliki proteksi sedang.
Copyrights © 2026