Memori merupakan salah satu bagian integral dari eksistensi manusia. Aktivitas belajartidak lepas dari proses mengingat. Kemampuan siswa dalam menulis bergantung pada input, storage, dan output. Proses mengingat input yang disimpan dalam otak dengan recall memory. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan proposisi bentuk dan makna asosiatif pada dongeng karangan siswa SMP. Pendekatan penelitian ini adalah kualitatif deskriptif. Metode pengumpulan dan penganalisisan data adalah intertekstualitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) proposisi bentuk didominasi bentuk majemuk-majemuk – delisi karena siswa kelas VII mencapai daya ingat paling besar dan mampu meniru proposisi bentuk majemuk ke majemuk;dan (2) makna asosiatif didominasi makna reflektif-reflektif karena cara pandang siswa menemukan makna potensial bahasa dalam dongeng karangannya dan mengomparasi antara hipogram dan teks transformasi. Oleh karena itu, untuk meningkatkan kemampuan memori dan menulis perlu latihan dan motivasi.
Copyrights © 2018