Kemampuan menulis karya tulis ilmiah yang baik dan benar merupakan tuntutan penting dalam dunia pendidikan tinggi. Salah satu aspek mendasar yang sering luput dari perhatian adalah ketepatan penggunaan ejaan bahasa Indonesia. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan bentuk dan frekuensi kesalahan ejaan bahasa Indonesia dalam karya tulis ilmiah mahasiswa berdasarkan Ejaan Bahasa Indonesia Edisi Kelima (EYD V) dan Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI). Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif dan kuantitatif sederhana. Sumber data berupa 10 karya tulis ilmiah mahasiswa yang dikumpulkan melalui teknik dokumentasi. Data dianalisis dengan mengidentifikasi dan mengelompokkan kesalahan ke dalam lima kategori: huruf miring, tanda baca, kata baku, unsur serapan, serta singkatan dan akronim. Hasil analisis menunjukkan bahwa dari 226 kesalahan ejaan yang ditemukan, kategori huruf miring mendominasi dengan 97 kesalahan (42,92%), diikuti kata baku 81 kesalahan (35,84%), tanda baca 21 kesalahan (9,29%), singkatan dan akronim 16 kesalahan (7,08%), serta unsur serapan 11 kesalahan (4,87%). Temuan ini mengindikasikan bahwa pemahaman mahasiswa terhadap kaidah ejaan bahasa Indonesia masih perlu ditingkatkan, terutama dalam penggunaan huruf miring dan penulisan kata baku. Oleh karena itu, penguatan materi ejaan dalam pembelajaran menulis ilmiah di perguruan tinggi sangat dianjurkan.
Copyrights © 2026