Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pergeseran makna kosakata viral di TikTok menggunakan teori perubahan makna dari Abdul Chaer (2009). Dengan pendekatan deskriptif kualitatif, penelitian ini menganalisis 30 kosakata viral yang dikumpulkan dari konten TikTok berupa video, caption, komentar, dan transkrip. Data dipilih secara purposif dan dianalisis melalui teknik total sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 30 kosakata viral tersebut mengalami berbagai jenis perubahan makna, yaitu metafora dan perluasan makna (paling dominan), peyorasi, ameliorasi, penyempitan makna, dan perubahan total. Sebagian besar perubahan terjadi ketika kata-kata konkret atau fisik dialihkan ke ranah emosional, sosial, atau perilaku. Fenomena ini mencerminkan peran TikTok sebagai ruang inovasi bahasa yang cepat, di mana makna menjadi fleksibel dan bergantung konteks. Temuan ini mengonfirmasi bahwa pergeseran makna di media sosial merupakan konsekuensi alami dari bahasa yang beradaptasi dengan dinamika sosial digital.
Copyrights © 2026