Penelitian ini dilatar belakangi oleh bahan ajar yang dikembangkan tidak sesuai dengan kebutuhan peserta didik. Secara umum penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan produk berupa bahan ajar berbasis culturally responsive teaching (CRT) mata pelajaran IPAS kelas VI sebagai bahan ajar yang membantu dalam proses pembelajaran di SDN 24 Pontianak Tenggara. Metode yang digunakan pada penelitian ini yaitu R&D (Research and Development) dengan pendekatan metode campuran (mixed methode) dan menggunakan model ADDIE dengan lima tahapan, yaitu analisis (analyze), desain (design), pengembangan (development), implementasi (implementation), dan evaluasi (evaluation). Data yang diperoleh pada penelitian ini bersumber dari wali kelas dan tiga orang ahli. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan wawancara dan angket. Hasil validasi oleh validator I terhadap produk bahan ajar memperoleh rata-rata 4,87(Sangat Layak), oleh validator II terhadap produk bahan ajar memperoleh rata-rata 4,60(Sangat Layak) dan Validator ke III memperoleh rata-rata 4,60 (Sangat Layak).
Copyrights © 2026