Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kemampuan matematika terhadap regulasi emosi dengan pembelajaran diri sebagai variabel mediasi. Kemampuan matematika dan regulasi emosi merupakan dua konstruk yang saling berkaitan dalam proses pembelajaran, namun hubungan keduanya sering kali dimediasi oleh kemampuan individu dalam mengelola dan memantau proses belajarnya sendiri. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode Structural Equation Modeling (SEM) menggunakan software AMOS. Sampel penelitian berjumlah [N] responden yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Instrumen penelitian berupa kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Hasil analisis menunjukkan bahwa model memenuhi kriteria goodness of fit dengan nilai GFI = 0,955 dan AGFI = 0,916 yang berada di atas ambang batas 0,90. Temuan penelitian mengungkapkan bahwa kemampuan matematika berpengaruh signifikan terhadap pembelajaran diri (koefisien = 3,79), pembelajaran diri berpengaruh signifikan terhadap regulasi emosi (koefisien = 0,51), sementara kemampuan matematika tidak berpengaruh langsung secara signifikan terhadap regulasi emosi (koefisien = -0,05). Hasil ini mengindikasikan bahwa pengaruh kemampuan matematika terhadap regulasi emosi bersifat tidak langsung dan dimediasi sepenuhnya oleh variabel pembelajaran diri.
Copyrights © 2026