Fleksibilitas merupakan komponen kondisi fisik yang krusial bagi atlet renang, namun sering kali kurang mendapat perhatian dalam program latihan. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan menerapkan program latihan peregangan yang sistematis guna meningkatkan fleksibilitas tubuh serta mengurangi risiko cedera pada atlet renang. Metode yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan desain pre-post pada 10 atlet renang aktif usia 15–20 tahun. Program peregangan meliputi dynamic stretching, static stretching, dan PNF stretching yang difokuskan pada segmen bahu, punggung, pinggang, pinggul, paha, dan pergelangan kaki. Instrumen pengukuran yang digunakan adalah Sit-and-Reach Test dan Shoulder Flexibility Test. Program dilaksanakan selama 6 minggu dengan frekuensi 3 kali per minggu. Hasil pengukuran menunjukkan peningkatan rerata fleksibilitas punggung-paha sebesar 7,40 cm (pre: 16,30 cm → post: 23,70 cm) dan fleksibilitas bahu meningkat sebesar 8,18 cm (pre: 34,15 cm → post: 42,33 cm). Selama program berlangsung, tidak ditemukan keluhan cedera baru pada peserta. Kesimpulan penelitian ini adalah program latihan peregangan yang terstruktur terbukti efektif meningkatkan fleksibilitas dan dapat menjadi strategi pencegahan cedera pada atlet renang.
Copyrights © 2026