Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan inflasi dengan konsumsi publik dan pertumbuhan ekonomi. Inflasi merupakan indikator makroekonomi yang menggambarkan kenaikan harga barang dan jasa secara umum dan berkelanjutan, yang dapat memengaruhi daya beli masyarakat, tingkat konsumsi, serta pertumbuhan ekonomi suatu negara. Konsumsi publik, khususnya konsumsi rumah tangga, merupakan komponen terbesar dalam Produk Domestik Bruto (PDB) yang berperan penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi. Oleh karena itu, perubahan inflasi diperkirakan memiliki pengaruh terhadap konsumsi publik dan pada akhirnya berdampak pada pertumbuhan ekonomi. Penelitian ini menggunakan metode studi literatur (literature review) dengan mengkaji berbagai jurnal, buku, dan penelitian terdahulu yang relevan dengan variabel inflasi, konsumsi publik, dan pertumbuhan ekonomi. Data yang digunakan bersifat sekunder yang diperoleh dari berbagai sumber ilmiah yang dapat diakses secara online. Analisis dilakukan dengan cara merangkum, membandingkan, dan menarik kesimpulan dari hasil penelitian sebelumnya. Hasil kajian menunjukkan bahwa inflasi memiliki hubungan yang erat dengan konsumsi publik. Inflasi yang tinggi cenderung menurunkan daya beli masyarakat sehingga konsumsi ikut menurun. Sebaliknya, inflasi yang stabil dapat menjaga konsumsi tetap baik. Selain itu, konsumsi publik terbukti memiliki pengaruh positif terhadap pertumbuhan ekonomi karena menjadi komponen utama dalam permintaan agregat. Inflasi juga memiliki pengaruh terhadap pertumbuhan ekonomi baik secara langsung maupun tidak langsung melalui konsumsi publik. Hubungan tersebut menunjukkan bahwa stabilitas inflasi sangat penting dalam menjaga keseimbangan ekonomi dan mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.
Copyrights © 2026