Sistem pendidikan nasional Indonesia merupakan instrumen strategis yang terkait erat dengan dinamika politik dan kekuasaan. Penelitian ini bertujuan menganalisis pendidikan nasional dalam perspektif politik pendidikan, meliputi relasi kebijakan dan kepentingan politik, perubahan kurikulum sebagai arena ideologis, distribusi anggaran, peran aktor politik, serta model tata kelola ideal. Metode yang digunakan adalah kajian literatur dengan pendekatan kualitatif deskriptif analitis melalui regulasi, dokumen resmi, statistik, dan literatur akademik. Hasil menunjukkan dominasi kepentingan politik jangka pendek, frekuensi perubahan kurikulum yang tinggi, ketimpangan anggaran antar daerah, serta intervensi politik terhadap profesionalitas pendidik. Temuan ini menegaskan perlunya reformasi tata kelola yang transparan, adil, dan berorientasi pada kepentingan publik. Reformasi tersebut mencakup penguatan otonomi profesional, peningkatan akuntabilitas kebijakan, serta desain kelembagaan yang menjamin pemerataan kualitas pendidikan nasional.
Copyrights © 2026