Masalah yang sering muncul dalam operasional perbankan adalah ketidakakuratan data antara catatan sistem dan fisik dokumen yang dapat menghambat pelayanan nasabah. Penelitian ini bertujuan menganalisis pelaksanaan kegiatan stock opname terhadap keakuratan data aset dan dokumen bank. Pengumpulan data dilakukan melalui keterlibatan langsung dalam kegiatan operasional di Bank KB Indonesia Cabang Pekanbaru selama empat bulan. Proses analisis membandingkan praktik kerja operasional secara nyata dengan teori Sistem Informasi Manajemen dan pengendalian internal. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pencocokan persediaan fisik dengan sistem administrasi mampu meminimalisir kesalahan pencatatan secara nyata. Data yang akurat pada sistem berfungsi untuk mengelola informasi secara terstruktur dan meningkatkan transparansi laporan. Kesimpulannya, pelaksanaan stock opname sangat penting untuk menjaga keakuratan dokumen dan mengoptimalkan efisiensi operasional perusahaan. Ketelitian dalam pengelolaan dokumen jaminan juga menjamin keamanan data nasabah sesuai ketentuan perbankan.
Copyrights © 2026