Puasa Ramadhan merupakan salah satu ibadah utama dalam Islam yang tidak hanya memiliki dimensi ritual, tetapi juga sarat dengan makna filosofis yang mendalam. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji puasa Ramadhan melalui pendekatan filsafat guna mengungkap nilai-nilai esensial yang terkandung di dalamnya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi pustaka (library research), yang bersumber dari buku-buku klasik dan kontemporer, jurnal ilmiah, serta sumber daring yang relevan. Dalam artikel ini akan dibahas tentang definisi filsafat dan puasa, serta pandangan para filsuf muslim mengenai ibadah puasa Ramadhan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam perspektif filsafat Islam, puasa dipahami sebagai latihan pengendalian hawa nafsu, pembentukan akhlak, serta upaya mencapai kesempurnaan jiwa. Puasa dapat melatih manusia untuk bersabar, jujur dan mengendalikan diri. Sejalan dengan pemikiran Al-Ghazali, puasa bukan hanya menahan makan, tetapi menjaga seluruh anggota tubuh dari perbuatan buruk. Ini menunjukkan bahwa puasa adalah latihan etika yang menyeluruh. Ibnu Sina juga mengungkapkan bahwa puasa mempunyai banyak manfaat untuk tubuh.
Copyrights © 2026